Rabu, 21 Januari 2015

Tulisan Perdana Di 2015

Assalamu'alaikum wr wb

Yaa Allah, lama bener nggak post di blog-blog saya. Di blog film mungkin ada delapan bulanan. Payah deh. Maafkan yaa... terhalang terus dengan berbagai kesibukan a la mommies ini. Hehehe... Insya Allah yang membicarakan soal Hari Pahlawan itu akan saya lanjutkan.
Di bulan-bulan terakhir tahun 2014 saya dan Suami sibuk menyelesaikan urusan keluarga kecil kami (Classified. Sorry), lalu semangat mendandani rumah, hunting mobil sampai ke Jakarta, merancang ini-itu dan liburan akhir tahun dengan anak gadis kami ke Jakarta. Ditambah dengan urusan domestik saya dalam rumah, kegiatan-kegiatan pengajian dan ibu-ibu di organisasi Rukun Ibu Adhi kantor Suami dan rutin nge-gym, sudah cukup menyita waktu saya sehari-hari. Kalau ada waktu luang sedikit,  habis untuk membaca buku, curi-curi nonton film-film bakal review di blog film saya atau... tidurrrr. Hehehe... Itu bahasa ngelesnya, kalau mau jujur, mungkin sayanya aja yang masih kurang pinter bagi waktu. Karena semuanya di urus dan dihandle sendiri, jadi badan sudah kelelahan. Kalau lelah, saya wajib tidur karena kalau kurang tidur, saya jadi nggak bisa olahraga high impact (dilarang keras ama Suami) dan seharian mood dan tubuh saya 'pasang alarm' pusing dan mual terus. Jiahhh, alasan lagi. Hahaha... tapi soal tidur itu beneran lho! Jatahnya harus cukup kalau nggak mau nggak produktif seharian keesokan harinya.
Well, sebenernya nih pengennya liburan ke Bali lagi akhir tahun kemarin. Dua kali ke Bali kok waktunya serba terburu-buru dan belum semua tempat bisa puas dikunjungi, jadi rasanya kurang menikmati. Kalau mau jujur, saya pengen honeymoon dengan Suami di hotel keren, wisata kuliner secara baik dan benar (yang ujung-ujungnya nggak bikin perut murus-murus), menghirup aroma laut di pantai-pantai indahnya (yang ini belum pernah lho setiap ke Bali), nonton Tari Kecak dengan Suami dan anak di ketinggian Uluwatu sembari menikmati panorama sunset ciptaan Allah, santai jalan-jalan seharian di Krisna milih-milih oleh-oleh tanpa harus terburu-buru, bisa mengunjungi semua tempat wisata-menikmatinya-foto-foto sepuasnya.
Berhubung Suami masih ngantor pada Senin dan ada rakor pada hari Selasanya, maka akan sangat mubazir waktunya kalau kami ngotot liburan ke Bali kali ini, so diputuskanlah liburan akhir tahun kemarin ke Jakarta aja. Lagipula udah lama kami punya cita-cita ingin ngajak Icha ke Dufan, lihat Ancol, TMII dan Monas seperti dulu orangtua-orangtua kami ngajakin kami kesana. Kalau saya sih pengennya bisa ke museum-museum sebanyak mungkin, tur ke Istana Negara dan ziarah makam Opa dan Oma Jakarta di Tanah Kusir. Sayang manusia hanya bisa berencana, Allah juga yang Mengatur segala urusan manusia. Jangankan ziarah, ngunjungin satu museum pun kami nggak sempat. Pertamakali tiba di Jakarta itu tanggal 24 Desember. Kebetulan adik saya yang Sp.OG sedang pelatihan Laparoskopi di RS. Fatmawati selama tiga bulan dan tinggal di sebuah guest house di Tanjung Barat. She and her husband, they insisted us to stay there selama kami di Jakarta. Bukan guest house-nya yang mewah, bukan juga traktiran demi traktiran menyenangkan yang kami terima dari adik-adik kami yang generous ini, tapi hospitality mereka berdua, sikap ramah dan takzim yang mereka tunjukkan pada kami yang bikin senang dan betah.
Oya, pulangnya tanggal 03 Januari. Itu juga udah extended satu hari. Hehehe... Tentang liburan akhir tahun kami kemarin ntar di post lain yah. Nggak seru kalau nggak sama foto-fotonya. Nunggu Uda pulang Makassar dulu biar acara mindah-mindahin foto ke laptop bisa dibikin sekalian sekali kerja.
Pendek kata, saya beberapa bulan ini sulit sekali membagi waktu. Belum mahir aja kali' ya mengelola waktu. Hanya bisa menulis beberapa moments atau hal-hal penting yang kalau nggak dicatet pasti bakalan lupa. Baiklah, sampai disini dulu.

Wassalam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar