Good day
Setelah weekend yang riuh, melelahkan sekaligus membahagiakan hati saya; saya sekarang berada di hari kerja dan hari sekolah lagi. Suami sudah kembali ke Jakarta menunaikan pendidikannya lagi dan anak kembali bersekolah dari pagi sampai sore hari. Tinggallah saya sendiri dalam kesunyian. Kalau saya tidak menyetel TV atau mendengarkan celotehan Farhan dan Asri di Delta FM, pretty much quiet around here. Hanya terdengar suara seretan sapu di atas aspal penuh daun dari asisten rumah Mr. D yang seakan tak pernah berhenti di pagi dan sore hari. Saking rajinnya, dedaunan yang gugur dari pohon-pohon depan rumah saya dan tetangga sekitar rumah Mr. D, disapu semua sama orang-orang suruhannya itu. Selain itu, ada suara gemericik air penyiram bunga dan sesekali suara kendaraan, entah orang nyasar, tamu tetangga, penjual keliling atau petugas security yang berpatroli. Selebihnya, sunyi saja karena jalanan depan rumah kami jalan buntu, tidak banyak mobil lalu lalang.
Kalau sedang nyetrika, harus mengurusi tiket orang atau duduk di depan laptop; saya suka nyetel TV, mostly film karena sambil nunduk, saya tetap bisa mengetahui jalan cerita hanya dengan mendengarkan dialognya saja. Tapi kalau beraktivitas sana-sini dalam rumah seperti nyuci-nyuci, masak, nyapu ngepel atau beresin kamar; saya lebih senang mendengar siaran radio Farhan Asri In The Morning. Kalau semua kerjaan rumah sudah kelar, saya mengisi waktu posting blog atau membaca. Intinya, setiap hari harus mendengar dan mendapat ilmu dan hal baru.
Weekend kemarin sepertinya lebih banyak di rumah. Uda senang menghabiskan waktunya di Makassar bersama saya dan Lyza di rumah. Ngobrol, becanda dan sharing tentang apasaja. Saya beruntung punya Suami family man yang senang mendekap saya berlama-lama di atas dadanya sambil ngobrol tentang apasaja, senang berdiskusi tentang segala hal dalam hidup dan doyan masakan saya. Suami dan anak saya adalah penggemar berat masakan-masakan saya. My number one fans. Kata Suami, "Rumahku adalah restoran yang menyajikan menu-menu paling enak di dunia, dimasak dengan penuh cinta oleh orang yang aku sayangi." Saya beruntung karena itu adalah jenis pernyataan romantis yang bisa saya dapatkan setiap hari dari Suami saya lho. Lyza pun terbiasa membawa bekal setiap ke sekolah. Salah satu kalimatnya yang juga membuat saya terharu seperti setiapkali terucap dari Uda adalah, "Lyza nggak suka makanan di kantin sekolah, Ma. Dingin dan rasanya nggak enak e. Senengnya masakan Mama aja buat bekal Lyza ya Ma."
Kami hanya keluar beli seragam sekolah tambahan untuk Lyza hari itu, ke Gramedia dan belanja kebutuhan rumah di Lotte Mall Panakkukang. Di Gramedia, Uda beliin bacaan ini : "Seri Buku Tempo : Tokoh Militer SOEDIRMAN, Seorang Pahlawan, Seorang Martir." Tahu deh kesukaan istri. Hehehe. Saya suka koleksi seri tokoh seperti ini karena TEMPO adalah salah satu media cetak kesukaan saya. Sudah 'mengenal' TEMPO sejak usia sembilan tahun karena Papa langganan majalah itu. Walau hanya bisa mengagumi foto unik bulanan dan mencuri baca rubrik-rubrik spesialnya sebelum akhirnya majalahnya diambil Papa, tapi itu cukup memupuk kebiasaan membaca. Mereka credible, tata bahasanya teratur dan enak dibaca, informasi yang disampaikan mendetail dan akurat, ditambah lagi mereka punya konsistensi sense of belonging yang tinggi terhadap para pahlawan dan tokoh bangsa ini sehingga merasa perlu memberitakan sejarahnya secara rinci. Rasanya saya sehati dengan TEMPO. Hehehe... Sekarang koleksi yang sudah ada : Kartosoewirjo dan Tiga Serangkai Bung Karno-Bung Hatta-Bung Sjahrir. Bener-bener sangat menikmati momen-momen membacanya. Selain Seri Buku TEMPO, saya juga mengoleksi TEMPO Edisi Khususnya; antara lain Bung Karno, R.A. Kartini dan Douwes Dekker.
Oya, sebelum ke Makassar kemarin, Uda berkali-kali bilang akan ngasih kejutan buat saya. Yang pertama adalah membawakan peralatan rumahtangga yang dipesan khusus dari MNC Shopping dan kedua adalah minggu kemarin. Ia pamit keluar mess dengan dua teman sesama peserta pendidikan selama di Jakarta. Mereka juga dua family men (sebut saja Mr. Es dan Mr. De) yang tidak pernah absen pulang ke keluarganya di Surabaya setiap weekend dan saya senang Suami saya bergaul dengan orang-orang seperti mereka, banyak info penting dan berguna yang bisa mereka sharing bersama. Salah satu dari mereka membeli mobil bekas di Jakarta sehingga bisa mereka gunakan di waktu-waktu seperti kemarin itu. Uda merahasiakan tempat yang mereka datangi supaya saya have no idea dibelikan apa. Tapi malam itu kebetulan saya harus menggeser jadwal tiket UPG-JKT Uda dari Senin menjadi Selasa karena Senin ternyata tidak ada kuliah dan Uda pengen cepet-cepet pulang Makassar biar waktunya lebih lama disini. Kalau mau mengubah jadwal penerbangannya, pihak Garuda minta saya transfer sejumlah uang biaya penalti melalui ATM malam itu juga dalam dua-tiga jam ke depan. Uda yang melakukan tugas itu dan ketika mengirim bukti transfernya, saya bisa melihat lokasi mesin ATM-nya berada di ITC Kuningan. Hehehe... Tapi biar nggak 'merusak' momen, saya nggak menyebut apapun soal itu.
Ulangtahun saya tahun ini cukup berkesan karena meskipun sederhana, tapi dirayakannya dalam beberapa episode : pertama pada 11 Agustus pagi-sore bersama Uda dan Lyza di rumah dengan masakan saya atas permintaan mereka plus cake rainbow gede tinggi yang enak banget dari de' Ana dan de' Iel, kedua pada 11 Agustus malam bersama Mama dan keluarga tante Nun dari Luwuk (dapet kado buku dari adik-adik Pido Bersaudara), lalu ketiga (lagi) bersama Uda dan Lyza. Kali ini mereka menghadiahi saya gelas kopi besar dari Lyza dan (ini yang istimewa karena bawanya sambil digendong Uda sepanjang perjalanan panjang dari Jakarta sampai Makassar) dua set vaccuum cleaner canggih untuk rumah dan mobil (Entah siapa sebenarnya yang paling senang dengan barang-barang itu : saya atau Suami. Kalo kata temen-temen gaul : Hadiah Modus. Hehehe. Tapi tetep Alhamdulillah dong, kan buat rumah bersama juga); Keempat bersama Mama, Lyza, Om Ucok, Om Sugeng dan tante Nunung di Ayam Penyet Perintis dan terakhir adalah weekend barusan : saya dapat sesuatu yang bisa saya gunakan sebagai supportlah untuk ngerjain bisnis online saya. Nah, hadiah terakhir ini rupanya kejutan yang dibeli Suami di ITC Kuningan. Hehehe. Ah, Suamiku Idolaku.
Oya, untuk semua momen itu ada dokumentasi yang heboh, ucapan do'a dan perhatian yang luarbiasa untuk saya, terutama sekali dari Suami dan anak. Bersyukur banget dikelilingi orang-orang yang berarti dalam hidup saya.
Oya, untuk semua momen itu ada dokumentasi yang heboh, ucapan do'a dan perhatian yang luarbiasa untuk saya, terutama sekali dari Suami dan anak. Bersyukur banget dikelilingi orang-orang yang berarti dalam hidup saya.
Well, demikian "Weekend Riuh" yang baru saja berlalu, selalu ada hari-hari sunyi yang menyediakan waktu bagi saya untuk mengisi blog. See you.
Wassalam.
